Friday, 13 July 2012


 Tips to find a good Research Topic


What you should start off with is the basics – figure out what field of psychology interests you the most and then start narrowing it down. It can be hard at first, one needs to have a rather broad knowledge in a subject to really orientate in the field. For example, some topics may sound like a new discovery for beginners, whereas they may turn out to be a common knowledge for the specialists. Still some effort (read: quite some reading/browsing) will be surely rewarding.
Once you roughly know what interests you, you can go deeper to select the topic. The following advice and criteria will help you to narrow down your topic even more.
Literature analysis
As you figured out, you won’t be able to know what to choose not having read loads of books and articles. It takes a lot of time and effort to browse through everything in the field of your interest before you really get deep in the topic.

Tips to Remember:
  • Don’t limit yourself to one book/article – different authors and researches may show various insights to theories and address the same problem in a different way.
  • When reading an article, focus on objective of the study, its results and the conclusion – use fast screening!
  • Be patient! Notice that to get an extensive  overview of the field, it takes time and can’t be done in one day or a week.
  • Don’t only collect literature – analyze it!
Critical reasoning/ observation of reality
Keep your eyes wide open. For example, if you work as a volunteer in an hospital, you may be able to see some behaviours among patients and thus draw topics that need and should be addressed in research (and were not till now). The most important thing is to ask questions and seek for answers.
It is really significant to:
  • Constantly seek for new inquires
  • Always have a critical mind
  • Don’t take anything for granted – ask questions about reality.
  • Even if something you want to address is already answered, don’t hesitate to deepen the problem or to look at it from another angle.
Moreover, don’t not forget about practical aspects before starting our own research. Ask yourself the following questions:
  • Is it possible to investigate your subject? This means, will you be able to change psychology concepts to measures/categories with your results?
  • Do you have appropriate tools and human resources for your project (methods – e.g., questionnaires; colleagues or a research group that could be involved, should you need more people)?
  • Should there be no adequate method you may need to develop one. Are you ready to handle the extra work before even starting research and performing pilot studies 


    Source:  Maris Vainre,( 10th July 2011), Tips to find a good research topic, Journal of European Psychology Students, Retrieved 14th July 2012 from http://jeps.efpsa.org/blog/2011/07/10/on-a-mission-to-find-a-good-topic-research-topic/
Dalil Menuntut Ilmu

Dalam Surah at Taubah ada menyebut bahawa bukan semua di antara kita pergi untuk berjuang (berjihad). Makanya wajib sebahagian di antara kita pergi memperdalamkan ilmu agama. Firman Allah SWT yang bermaksud:
"Dan tidaklah (betul dan elok) orang-orang yang beriman keluar semuanya (pergi berperang). Oleh itu, hendaklah keluar sebahagian sahaja dari tiap-tiap puak di antara mereka, supaya orang-orang (yang tinggal) itu mempelajari secara mendalam ilmu yang dituntut di dalam agama, dan supaya mereka dapat mengajar kaumnya (yang keluar berjuang) apabila orang-orang itu kembali kepada mereka; mudah-mudahan mereka dapat berjaga-jaga (dari melakukan larangan Allah)." [At Taubah 9 : 122]
Dan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW ada menyebut bahawa sekiranya Allah SWT ingin memberikan hambanya kebaikan, maka Allah SWT akan memberikannya kefahaman dalam agama. Perkara ini yang harus dikejar oleh setiap muslim agar dekat kepada kebaikan yang dijanjikan oleh Allah SWT dengan menuntut ilmu. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
"Sesiapa yang dikehendaki oleh Allah SWT baginya akan kebaikan, nescaya Allah SWT akan memberinya kefahaman dalam agama" [HR Bukhari dan Muslim]

Adab Menuntut Ilmu

01.Niat yang ikhlas
Menuntut ilmu bukan untuk lulus dalam perperiksaaan, untuk mendapat kerja yang bagus, untuk dikatakan orang yang bijak atau pelbagai lagi niat yang lain melainkan hanya kerana Allah SWT. Daripada Ibn Umar RA sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
"Sesiapa yang menuntut ilmu kerana selain daripada Allah SWT ataupun menghendaki menuntut ilmu (sebaliknya) selain daripada Allah SWT, maka disediakan tempat duduknya daripada neraka." [HR Tarmizi]
Niat itu sendiri memainkan peranan yang tinggi dalam sesuatu amalan. Setiap amalan kita akan dinilai oleh Allah SWT berdasarkan niat. Maka niatlah segalanya hanya kerana Allah SWT, kerana sesungguhnya Allah SWT tahu apa yang terdetik dalam hati tiap-tiap manusia.

02.Beradab dengan orang yang memberi ilmu
Imam Syafie pernah bekata:
"Sesiapa yang ingin dibuka hatinya oleh Allah, maka hendaklah ia berkhalwah, sedikit makan, menjauhi daripada bergaul dengan orang yang bodoh, dan membenci orang yang tidak berlaku adil dan tidak beradab daripada kalangan mereka yang berilmu" [Kitab Majmuk, Syarah Mazhab, jilid 1, m/s 31]
Pada pendapat saya dalam hal beradab dengan guru, ia memerlukan perbahasan yang panjang. Namun secara ringkasnya bagi kita sebagai penuntut, adab-adab ini haruslah disesuaikan mengikut situasi. Janganlah kita terlalu menghormatinya sehinggakan mengakui kesilapan yang guru itu lakukan dan janganlah juga kita terlalu memperlecehkan sehingga guru itu tidak ikhlas dalam memberi ilmu kepada kita. Hormatnya kita akan guru berubah mengikut situasi dimana hormatnya seorang kanak-kanak tadika dengan gurunya berbeza dengan hormatnya mahasiswa dengan pensyarah.

03.Bersabar dalam menuntut ilmu
Imam Syafie pernah berkata:
"Tidak diperolehi ilmu kecuali dengan bersabar atas kesengsaraan." [Kitab Muntalaqat Talib al Ilmi, Husin Ya'cob, m/s: 237

04. Tulis setiap yang dipelajari

Sahabat Rasulullah SAW sendiri menulis jika ingin menuntut ilmu, adakah kita lebih baik dari mereka dengan tidak menulis apa yang dipelajari?
Abu Hurairah berkata: 
"Tidak ada seorangpun daripada sahabat Rasulullah SAW yang paling banyak meriwayatkan hadis kecuali Abdullah bin Amr bin al Asr, maka sesungguhnya dia telah menulis dan aku tidak menulis" [HR Ahmad dan Baihaqi]

05.Rendah diri

Imam Ahmad bin Hambal berkata:
"Kami diperintahkan supaya tawadhu' (rendah diri) kepada siapa yang kami pelajari ilmu daripadanya." [Kitab Muntalaqat Talib al Ilmi, Husin Ya'cob, m/s 274]

06.Menjahui dari kenyang yang berlebihan

Ibn Jama'ah berkata:
"Sebesar-besar perkara yang menolong seorang penuntut ilmu dengan kefahaman dan tidak rasa jemu adalah makan sekadarnya daripada makan yang halal." [Kitab Fadhlu al Ilmi wa Adab Talabihi, m/s 222]

07.Tidur yang sedikit

Firman Allah SWT yang bermaksud:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan pada akhir malam mereka meminta ampun (kepada Allah SWT)." [Az Zariyat 51 : 15 – 18]

08.Kurangkan berkata-kata yang tidak menfaat

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
"Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka bercakaplah dengan perkataan yang baik ataupun diam." [HR Bukhari dan Muslim]
PENUTUP:
Tiada adab yang lebih sempurna melainkan kita mengikuti adab Rasulullah SAW dan adab mereka yang segenarasi dengan Rasulullah SAW (sahabat), generasi setelahnya (tabi'in) kemudian setelahnya (tabi' tabi'in).
Saya menasihati para pembaca sekalian agar dalam usaha kita untuk menuntut ilmu agama, seharusnya memperbanyakkan adab-adab dalam menuntut ilmu. Namun adab-adab tersebut seharusnya jangan terlalu 'fanatik' sehinggakan memperbetulkan apa yang salah dari mereka yang kita hormati. Manakah yang kalian lebih cintai sama ada pemberi ilmu atau kebenaran? Dan kebenaran itu juga seharusnya dengan ilmu.
Hanya ilmu yang layak untuk menjadi pegangan kita sebagai ummat akhir zaman ialah al Quran, as Sunnah dan sunnah Khulafa' al Rasyidin seperti sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
"Sesungguhnya barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalanku nanti, maka ia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh kerana itu wajib bagi kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah al Khulafa al Rasyidin yang terbina dan terbimbing. Berpeganglah erat-erat denganya dan gigitlah ia dengan gigi gerham." [HR Abu Daud, at Tarmidzi dan lain-lain]
Tinta saya hanyalah dari ilmu yang sedikit namun kerana kesedaran betapa pentingnya adab dalam menuntut ilmu maka saya kongsikan apa yang terbaik dari ilmu yang sedikit ini. Saya memohon dari para 'alim dari segala ilmu untuk menegur jika terdapat salah dan silap dari apa yang saya kongsikan ini. Sungguh tiada yang lebih benar melainkan dari al Quran dan as Sunnah Rasulullah SAW.
- Artikel iLuvislam.com

Sunday, 8 July 2012

ALLAH always has something for you, A key for every problem, A light for every shadow, A relief for every sorrow & A plan for every tomorrow!